Cara Mendempul Kayu Yang Benar

Cara mendempul kayu yang benar dapat membantu memberikan tampilan yang lebih maksimal. sehingga sangat penting untuk mengetahui langkah-langkah aplikasi dempul untuk finishing.

Finishing merupakan tahapan akhir untuk mendapatkan hasil tampilan yang maksimal. Tahapan yang penting untuk diperhatikan adalah pada tahap dasar (basecoat) yaitu pengaplikasian dempul. Jika dempul diaplikasikan dengan asal maka hasil warna tidak akan maksimal.

Cara mendempul kayu yang benar dapat menutup pori-pori kayu dengan sempurna sehingga akan memudahkan proses finishing selanjutnya.

Fungsi dan Cara Mendempul Kayu

Dempul merupakan bahan yang digunakan untuk proses finishing baik furniture atau perabotan yang menggunakan kayu, MDF, plywood, bambu, rotan dan sebagainya. Pada umumnya, dempul digunakan untuk menyamarkan cacat pada kayu.

Kayu merupakan media alam yang sangat mudah cacat karena beberapa faktor yaitu usia, cuaca atau hewan liar. Bagian kayu yang rusak sangat mengganggu tampilan furniture atau perabotan, maka dari itu dempul sangat peting untuk mengatasi hal tersebut.

Dempul tidak hanya digunakan untuk menyamarkan atau memperbaiki cacat pada kayu saja melainkan juga untuk menutup pori-pori kayu yang besar. Biasanya pori-pori kayu besar tersebut banyak dijumpai pada kayu merbau dan kayu kelapa. Kayu dengan pori-pori yang besar dapat menyulitkan proses finishing pada tahap lanjut maka dari itu sangat pentin untuk menutup pori-pori kayu yang besar seperti kayu merbau atau kayu kelapa tersebut. Dengan prori-pori kayu tertutup dengan baik maka cat pun akan lebih mudah diaplikasikan pada permukaan kayu.

Adapun cara mendempul kayu yang benar sebagai berikut:

  1. Ampelas permukaan media yang harus dilapisi dempul
  2. Larutkan dempul hingga kekentalan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
  3. Aplikasikan dempul menggunakan pisau palet ke seluruh bagian permukaan kayu atau beberapa bagian yang cacat saja.
  4. Tunggu hingga kering kurang lebih 30 menit, kemudian ampelas kembali

Dempul kayu tersebar di seluruh Indonesia dengan berbagai varian merk. Namun, sampai saat ini dempul kayu yang banyak ditemukan di pasaran adalah dempul dengan bahan pelarut solvent based. Dempul ini memiliki tekstur yang keras sehingga harus dilarutkan dengan thinner atau spirtus. Dempul dengan bahan solvent cenderung mengeluarkan bau yang sangat menyengat sehingga Anda perlu menggunakan masker terutama bagi Anda yang mengalami gangguan pernafasan.

Dempul Kayu Yang Aman

Cara mendempul kayu harus dilakukan dengan benar dan teliti agar mendapatkan tampilan akhir dengan sempurna. Terkdang kita menjumpai untuk menutup lubang maka diperlukan lem serta serbuk kay agar dapat menutup sempurna lubang tersebut. Hal itu dapat Anda lakukan, namun akan jauh lebih bagus jika menggunakan dempul untuk hasil akhir karena dapat membantu menyeragamkan warna ketika finishing tahap selanjutnya.

Untuk mendapatkan tampilan yang bagus dengan bahan yang aman maka gunakan Biovarnish Wood Filler. Dempul kayu ini sangat bagus digunakan untuk finishing dengan tampilan natural kayu walaupun memiliki hasil akhir close pore. Warna kayu justru semakin tajam namun tetap memperlihatkan serat asli dari kayu.

Biovarnihs Wood Filler sangat aman digunakan karena menggunakan bahan yang diformulasikan sesuai dengan standarisasi bahan kimia dari regulasi US Enviromental Protection Agency dan European Chemical Agnecy. Sehingga dempul ini tidak membahayakan kesehatan maupun lingkungan sekitar Anda.

Cara mendempul kayu dengan baik akan menghasilkan warna yang bagus dan tajam. Sehingga sangat penting untuk memilih dempul kayu yang cocok untuk kebutuhan finishing Anda.